Doni, seorang pemuda yang hobi rebahan, tiba-tiba tersadar bahwa tabungannya makin tipis, sementara harga kopi kekinian makin mahal. "Harus mulai nabung emas nih," gumamnya sambil mengelus perut yang lebih banyak diisi angin daripada makanan.
Ia pun teringat ShariaCoin, aplikasi nabung emas yang katanya gratis biaya transfer dan gampang banget. Dengan semangat 10% (karena sisanya masih malas), Doni membuka aplikasi dan melihat instruksi deposit manual.
"Transfer dulu, konfirmasi via WhatsApp. Oke, gampang!" pikirnya.
Tapi Doni punya satu masalah: males ribet cari rekening tujuan. Untungnya, dia menemukan daftar rekening ShariaCoin di grup WA investasi emas (yang sering dia silent). Dengan sedikit perjuangan, akhirnya dia memilih BCA, karena itu satu-satunya rekening yang dia hafal.
Rekening tujuan ShariaCoin:
✅ BCA: 766-049-7395
✅ BNI: 807-008-8009
✅ BRI: 03780-10020-56301
✅ BSI: 726-000-888-3
✅ DKI: 438-080-000-29
✅ Mandiri: 124-0011-083-558
✅ Permata: 970-119-590
Setelah transfer, Doni langsung chat ke nomor +62 811-8880-8961 dengan gaya khasnya:
"Halo admin, saya Doni. Udah transfer nih, tapi lupa screenshot. Masih bisa dikonfirmasi nggak?"
Admin membalas dengan sabar: "Tentu bisa, Kak Doni. Tolong kirim nominal dan waktu transfernya ya."
Doni panik. Dia lupa lihat jam. Akhirnya dia nebak, "Sekitar abis Maghrib, nominalnya Rp500.000, tapi kalau salah jangan marah ya, Admin. Saya lemah dalam hitungan."
Admin (yang sudah terbiasa menghadapi customer absurd) tetap ramah:
"Baik Kak, dana sudah masuk. Saldo emas Kakak sudah bertambah 0.45 gram. Selamat menabung!"
Doni terkejut, "Hah?! Segampang ini?"
Sejak hari itu, Doni jadi rutin menabung emas. Dan yang paling dia suka? Gak ada biaya transfer, jadi saldo emasnya utuh!
Doni pun menulis review di media sosial:
"Nabung emas di ShariaCoin tuh beneran segampang rebahan! Transfer, konfirmasi WA, selesai. Gak pake ribet! Cocok buat kaum rebahan sepertiku."
Moral cerita: Kalau Doni yang malas aja bisa nabung emas, kamu juga pasti bisa!